Kekuatan dan Kelemahan VSAT

Seluruh jaringan VSAT dimonitor dan dikendalikan oleh Network Management System (NMS) yang terletak di Pusat Operasi Jaringan Hub (NOC). Saat ini, VSAT telah digunakan di lebih dari 120 negara dengan lebih dari 500.000 terminal terpasang. Solusi komunikasi yang efektif biaya yang ditawarkan oleh VSAT adalah pilihan berbagai sektor industri yang sering menghadapi kenyataan bahwa adopsi teknologi akan diikuti oleh biaya yang lebih tinggi. Di era informasi global, persaingan dalam dunia bisnis membutuhkan waktu. Kebutuhan untuk pengambilan keputusan dalam bisnis membutuhkan informasi yang cepat dan akurat. Ini perlu didukung oleh infrastruktur yang andal dan mudah dilaksanakan. Di Indonesia, pemakaian infrastruktur jaringan satelit VSAT adalah pilihan yang tepat, mengingat Indonesia terdiri dari pulau-pulau yang tersebar yang sulit dijangkau oleh teknologi komunikasi gelombang mikro atau jaringan kabel. Selain kurang efektif, jaringan gelombang mikro dan kabel tidak efisien karena pemasangannya memakan waktu lama dan biayanya banyak. Selain itu, keduanya sangat rentan terhadap gangguan, sedangkan cakupan wilayah sangat terbatas karena kendala geografis. Untuk temukan ini, anda dapat mengunjungi website kami.

Dengan teknologi VSAT yang semakin maju, komunikasi antar pulau di Indonesia akan menjadi lebih mudah, lebih murah dan lebih efisien. Mudah, karena tidak terhalang oleh lautan atau topografi bumi. Murah, karena jauh atau mendekati biaya yang sama. Pemanfaatan Internet dan ISDN (Integrated Services Digital Network) juga akan lebih optimal dan lebih murah. Keuntungan dari VSAT dibandingkan dengan saluran kabel, selain lebih murah, juga dapat diandalkan, dengan bandwidth yang luas dan sistem transmisi paket data. VSAT juga berfungsi sebagai pengganti atau pengganti saluran telepon dan gelombang mikro (microwave). Kemampuan VSAT dalam transfer data, suara dan video sangat bagus karena bandwidth yang lebar. Dengan menggunakan teknik kompresi yang baik, gambar dan suara lebih mudah ditransfer dengan biaya rendah. Teknologi VSAT dapat digunakan untuk memfasilitasi telekomunikasi di banyak industri dan bisnis. Sektor bisnis yang sangat membutuhkan termasuk perbankan (misalnya komputerisasi online), perusahaan pengeboran minyak, maskapai penerbangan, distribusi barang dan jasa, bisnis kayu dan lain-lain.

Point-to-Point VSAT menggunakan teknologi Single Channel per Carrier. Konfigurasi ini umumnya digunakan untuk aplikasi yang menggunakan saluran yang relatif besar dan penundaan transmisi yang relatif kecil. SCPC umumnya digunakan sebagai tulang punggung untuk komunikasi antara kantor pusat dan pabrik atau kantor cabang besar. Selain komunikasi data juga digunakan untuk telepon. Contoh penggunaan ini adalah tulang punggung jaringan seluler, perusahaan minyak, pertambangan, dan lain-lain. VSAT Point-to-Multipoint menggunakan teknologi TDM / TDMA. Teknologi ini umumnya digunakan di perusahaan yang memiliki pusat data terpusat, dengan karakteristik aplikasi memiliki data outbound yang besar (dari Kantor Pusat) dan data masuk kecil. Transmisi data harus melalui Hub atau mengendalikan stasiun pusat. Contoh pengguna teknologi ini adalah perbankan, pemerintah, perusahaan pembiayaan, kantor pos, dan lain-lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *